Sunardi
Ahmad [201320240211062]
Magister
Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan
Pascasarjana
Universitas Muhammadiyah Malang
Jenjang
Pendidikan, Salah satu Hambatan Komunikasi
dalam review
Makalah Hubungan Antar Individu Dalam Organisasi
(Kepribadian [personality] dan
Komunikasi dalam Organisasi) oleh Nurjanah
Dosen Pengampu: Dr. Masduki, M.Pd
Sebuah bentuk organisasi pasti mengedepankan sebuah
komunikasi agar tercipta hasil yang selaras. Biasanya proses komunikasi dalam
suatu organisasi meliputi atasan dan bawahan dengan penyampaian yang terarah
dari suatu atasan ke bawahannya yang semata-mata semua berorientasi berdasarkan
organisasi.
Tujuan komunikasi dalam sebuah organisasi sangat memberikan
banyak manfaat secara langsung yaitu memudahkan para anggota bekerja dari
instruksi-instruksi yang diberikan dari atasan dan untuk mengurangi
kesalahpahaman yang biasa terjadi dan memang sudah melekat pada suatu
organisasi. Apabila semua bawahan dan atasan dapat berinteraksi dengan baik,
maka seluruh kesalahpahaman yang beresiko mungkin akan berkurang, karena tiap
manusia mempunyai cara penyampaian komunikasi yang berbeda-beda secara verbal.
Dengan demikian semua pelaku organisasi harus berbicara, bertindak satu sama
lain guna untuk membangun suatu lingkungan kondusif dan mengetahui
situasi-situasi yang akan terjadi diluar dugaan karena kesalahan komunikasi
sekecil apapun pasti akan berakibat fatal.
Komunikasi dilihat dari segi sifatnya
1.
Komunikasi
Lisan yaitu menyampaikan informasi dan tanggapan secara langsung dengan
berbicara
2.
Komunikasi
Tertulis yaitu menyampaikan informasi dan tanggapan secara tertulis dengan
menuliskan sebuah surat baik kepada penerima maupun pengirim pesan
Komunikasi dilihat dari segi arahnya
1.
Komunikasi
ke atas yaitu komunikasi yang dilakukan dari bawahan ke atasan dalam sebuah
organisasi
2.
Komunikasi
ke bawah yaitu komunikasi yang dilakukan dari atasan ke bawahan dalam sebuah
organisasi
3.
Komunikasi
setingkat yaitu komunikasi yang dilalakukan setara atau sesama anggota
organisasi
4.
Komunikasi
searah yaitu komunikasi yang hanya dilakukan satu arah saja tanpa danya feed
bak atau timbal balik, biasanya komunikasi ini bersifat perintah
5.
Komunikasi
dua arah yaitu komunikasi yang dilakukan 2 arah dan mengakibatkan adanya feed
back atau tumbal balik
Tidak sedikit jumpai dalam keseharian di lingkungan kita,
kasus komunikasi yang salah, tetapi dianggap sebagai hal yang biasa. Ketika
pendidikan di masyarakat kurang, maka kasus komunikasi yang salah itu semakin
sering terjadi. Karena masalah komunikasi ditentukan oleh kemampuan seseorang
dalam mehamami prang lain. Oleh sebab itu, ketika wawasan seseorang sangat
terbatas, akan kehilangan kemampuan untuk memahami perbedaan dengan lawan
komunikasinya. Sehingga selalu bertumpu pada budaya "poko'e", apa pun
yang ingin dikomunikasikannya serasa dipaksakan.
Demikian kasus komunikasi yang sering menjadi hambatan sosial
di lingkungan masyarakat yang kurang pendidikan. Tetapi tidak jarang juga,
meraka yang tergolong cukup berpendidikan pun, sering mengabaikan faktor-faktor
komunikasi yang baik. Terlebih jika kita amati dari segi moral, maka kita akan
banyak menemukan kasus komunikasi yang tidak sehat untuk sebuah pergaulan dan
hubungan sosial dibutuhkan. Bagian penting dari setiap kasus komunikasi adalah
masalah moral.
Oleh sebab itu, kasus komunikasi yang tidak efektif seperti
ini, harus kita hindari. Memang kelihatannya bukan sesuatu yang mudah, apa lagi
kalau keselahan-kesalahan seperti tersebut sudah dianggap biasa. Membentuk
masyarakat yang produktif dan efektif dalam hubungan sosial, adalah seatu
keharusan untuk meningkatkan harkat dan martabat bersama. Karena satu sama lain
diantara kita saling terkait. Menadi baik sendiri, tidak cukup. Karena pengaruh
kebiasaan lingkungan akan melemahkan kita juga. Dalam hal apa saja, memperbaiki
kasus komunikasi yang salah itu suatu keharusan.
Terlebih bila kita ingin menempatkan diri yang baik dalam
hubungan kemasyarakatan bersama. Dalam rumah tangga pun kasus komunikasi yang
keliru juga menjadi pemicu munculnya berbagai macam masalah. Karenanya, kiranya
sudah menjadi kebutuhan kita untuk melakukan perubahan dalam menyikapi kasus komunikasi yang biasa dan sering kita alami.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar