Selasa, 03 Juni 2014

MASALAH PENELITIAN




Penelitian: upaya memecahkan masalah melalui prosedur ilmiah
Masalah: kesenjangan antara harapan dan kenyataan (mengganggu pikiran)
Ilmiah: pernyataan yang kebenarannya didukung oleh fakta, bukan isu
Pemecahan masalah secara ilmiah: akal sehat dan didukung fakta

A. Hakekat Masalah

·       Penelitian sistematis bermula dengan sebuah masalah.
·       Hakekat penelitian antara lain terletak pada masalahnya.

B. Sumber Masalah Penelitian

·       Pengalaman
·       Deduksi dari Teori
·       Kajian Kepustakaan yang Relevan

C. Jenis-jenis Masalah Penelitian
·       Deskriptif (menggambarkan: apa, bagaimana)
Ø Bagaimana kemampuan dosen dalam menulis karya ilmiah?
Ø Seberapa tinggi produktivitas karya tulis dosen?

·       Komparatif (membedakan: adakah perbedaan)
Ø Adakah perbedaan kualitas hasil penelitian dosen PTN dengan dosen PTS?

·       Asosiatif (menghubungkan: adakah hubungan)
Ø Hubungan simetris            :  X               Y
ü Adakah hubungan antara tinggi rendahnya jabatan dengan kecenderungan korupsi?


Ø Hubungan kausal     :  X                Y
ü Adakah hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku agresif anak?

Ø Hubungan resiprokal:  X                Y
ü Adakah hubungan antara motivasi dengan prestasi

D. Tahap-tahap Identifikasi Masalah
·       Deskripsi masalah (memasuki konteks sosial, aktor, tempat dan aktivitas)
·       Reduksi masalah (menentukan fokus)
·       Seleksi masalah (mengurai fokus)
·       Analisis masalah untuk menentukan fokus
·       Contoh: kemacetan lalu lintas

q  Ilustrasi tahap-tahap identifikasi masalah
·       Deskripsi masalah (memasuki konteks sosial, aktor, tempat dan aktivitas)


C III h 8 = a F + IV e A 3 , D c II - . B d ? 5 b I E ! % f 9 VI x : j V 2 “ g ; / 1 i H ( ‘ VII k 0 p IX * > s L X @ 4 K ) $ m { N y o < XII 8 ; } # p 11 Y w Q 15 XIV [ z P q T 24 XXV r W ~ l u 19 “ R m Z : M H VIII x J O 6 /


·       Reduksi masalah (menentukan fokus)


A h k B z P w r j N K q p L S x c Z w h M D e f  ........
9X V 2 III VI 8 XL II 3 XL 5 7 IX 10 V 15 XXII 1 8 .......
, : “ ; < % . + / = > x ! ( ? { ,) ] “ $ ~ - [ } ........................



·       Seleksi masalah (mengurai fokus)


h b m c p a k w l x s q i z r d t v  n j f ..........................
G L Q I A M C S D B O Z T Y U X V N C ..................
X V II XL XII IX XII XXIII IV III VII I XL ....................
3 5 2 1 0 4 8 11 15 24 19 6
, < ? / 4 = % + : x “ { . > ] - } @ ; ~ .................................


·       Analisis masalah untuk menentukan fokus


a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v ..........................
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S .....................
I II III IV V VI VII VII IX X XI XII XII XIII ..................
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
, . ; : “ ? ! ( ) ................
X : + _ < > % $


E. Mengevaluasi Masalah Penelitian

·       Masalah penelitian harus berupa masalah yang jawabannya akan memberikan kontribusi pada pengembangan bidang ilmu yang relevan.
Ø Akankah jawaban atas masalah penelitian ini menunjukkan sesuatu yang berbeda dalam prkatek pendidikan?

Ø Akankah para pendidik tertarik pada hasil penelitian ini?
Ø Apakah hasil penelitian ini bermanfaat bagi upaya-upaya pembuatan keputusan kependidikan?

Ø Akankah hasil penelitian ini dapat digeneralisasikan secara luas?
·       Masalah penelitian harus berupa masalah yang dapat mengarahkan pada masalah-masalah penelitian baru dan penelitian lanjutan.

·       Masalah penelitian harus berupa masalah yang dapat diteliti (researchable).
Pertanyaan-pertanyaan filosofis berikut ini tidak dapat dijawab memalui penelitian ilmiah:
Ø Baikkah memberikan pendidikan seks pada anak-anak sekolah dasar?

Ø Haruskah kita mengajarkan sosialisme di sekolah menengah atas?
Ø Apakah prosedur-prosedur demokrasi dapat memperbaiki lingkungan belajar bagi anak-anak?

Ø  Apa pengaruh pendidikan seks di sekolah dasar pada sikap murid-murid SLTP terhadap perilaku seks pranikah?

·       Masalah penelitian harus sesuai dengan bidang ilmu peneliti tertentu.
Ø Masalah penelitian harus berupa masalah yang diminati.
Ø Masalah penelitian harus dalam bidang di mana peneliti memiliki pengetahuan dan pengalaman.

Ø Masalah penelitian harus berupa masalah yang dapat diterapkan (feasible) dalam situasi di mana peneliti berada.

Ø Masalah penelitian harus berupa masalah yang dapat diteliti dan diselesaikan dalam waktu yang tersedia.


F. Menyatakan (Merumuskan) Masalah Penelitian
·       Mengklarifikasi secara tepat apa yang harus dibatasi atau dipecahkan
·       Membatasi ruang lingkup pada pertanyaan yang spesifik
·       Contoh:
1.    “Apa pengaruh pengajaran terprogram pada prestasi mata pelajaran Bahasa murid-murid SLTA?” ( terlalu luas)
2.    “Apa pengaruh penggunaan buku-buku teks terprogram pada prestasi Bahasa Inggris murid-murid kelas dua SMU Negeri di Malang?”

Masalah ke-2 menunjukkan dengan jelas subyek (populasi) yang akan diteliti, variabel-variabel yang akan diamati, dan jenis data yang akan dikumpulkan.


G. Mengidentifikasi Populasi dan Variabel
·       Siapa populasi penelitiannya
·       Apa variabel-variabel yang akan diteliti
·       Contoh:
Ø “Apakah pengajaran individual (individual tutoring) oleh murid-murid kelas atas memberikan dampak positif kepada para pembaca yang prestasinya di bawah rata-rata?”

Ø “Apakah pemberian sejumlah waktu tertentu dalam pengajaran individual oleh murid-murid yang prestasinya di atas rata-rata dibandingkan dengan tanpa pengajaran individual memberikan dampak positif kepada para pembaca kelas dua yang prestasinya di bawah rata-rata?”

Ø “Di antara para pembaca kelas dua yang prestasinya di bawah rata-rata, adakah perbedaan dalam nilai membaca antara mereka yang memperoleh pengajaran menggunakan flash card selama tiga puluh menit per hari oleh murid-murid yang prestasinya di atas rata-rata dengan mereka yang tidak menerima metode pengajaran tersebut?
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Populasi                                         Variabel
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pembaca kelas dua yang : Latihan flash card selama 30 menit per hari oleh murid-
prestasinya di bawah         murid yang prestasinya di atas rata-rata  dibanding
rata-tata                                dengan mereka yang tidak memperoleh latihan

                                              : Nilai membaca
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Tidak ada komentar:

Posting Komentar